Nama Lokal:Sukun
Nama Latin:Artocarpus altilis
Origin (Asal)                                  :Melanesia (kepulauan Maluku, Papua, hingga Fiji) Micronesia (Mariana, Palau hingga Kiribati) Polynesia (Hawaii, Selandia Baru hingga ke Easter Island)  
Sebaran:Eropa, India, Malaysia, indonesia, Afrika, Sri Langka
Perkembangbiakkan:Tunas
Persyaratan tumbuh        :Berada di ketinggian 1200 mdpl tanaman tersebut memiliki pertumbuhan yang baik apabila berada di curah hujan mencapai 2.000 hingga sampai dengan 3.000 mm dalam satu tahun. tanaman ini dapat bertumbuh pada suhu yang bisa berkisaran antara 20 hingga sampai dengan 30 derajat celcius. Akan tetapi, ada sebagian besar tanaman sukun ini memiliki suhu udara yang bisa mencapai sekitaran 40 derajat celcius Tanaman ini dapat ditanam diberbagai tempat, asalkan tempat tersebut mengandung berbagai bahan organik. Dengan begitu, jenis tanaman ini bisa bertumbuh dengan baik  
Tinggi pohon                                  :10 – 20 Meter
Status konservasi                           :Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List, ketapang berstatus Least Concern (LC). Artinya, sukun termasuk jenis flora yang aman dan tidak terancam kepunahannya Karena jumlah populasi ketapang masih stabil. Hal ini seimbang dengan tingkat persebaran tumbuhan ini yang hampir dapat ditemui diseluruh dunia.



Musim bunga di Indonesia:Agustus
Musim buah di Indonesia:September
Deskripsi singkat:Buah yang berasal dari tanaman sukun bernama latin Artocarpus altitis ini banyak dimanfaatkan sebagai olahan makanan di Indonesia. Di Eropa, buah sukun dikenal sebagai buah roti (breadfruit), sebab ketika dipanggang maka struktur daging buahnya sangat empuk seperti roti. Bahkan, di beberapa negara Pasifik Selatan, sukun dimanfaatkan sebagai makanan pokok. Sukun adalah buah yang berbentuk bulat atau cenderung lonjong, berwarna hijau terang dan berubah kuning kecokelatan ketika matang. Pada beberapa varietas, dapat pula ditemukan sukun berwarna oranye kemerahan ketika matang. Tanaman sukun dapat tumbuh dalam berbagai macam kondisi ekologi, akan tetapi habitat terbaik untuk pertumbuhannya adalah di dataran rendah dengan iklim tropis Tanaman sukun mampu tumbuh pada wilayah pantai yang umumnya memiliki kadar salinitas tinggi. Pohon sukun yang tumbuh di daerah dataran tinggi atau pegunungan biasanya sulit menghasilkan buah.