Nama Lokal:Sirsak
Nama Latin:Annona muricata
Origin (Asal)                                  :Karibia, Amerika Tengah, danAmerika Selatan khususnya di Amazon, juga ditemukan di Polinesia
Sebaran:Asia Tenggara. Meksiko, kemudian Peru, Brasil, Ekuador, Guatemala, dan Haiti.
Perkembangbiakkan:Generatif (Biji) dan Vegetatif (Okulasi/sambung pucuk)
Persyaratan tumbuh        :Sirsak merupakan jenis tanaman yang paling mudah tumbuh diantara jenis-jenis Annona lainnya dan memerlukan iklim tropik yang hangat dan lembab. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian sampai 1200 m dari permukaan laut. Tanaman sirsak akan tumbuh sangat baik pada keadaan iklim bersuhu 22-28oC, dengan kelembaban dan curah hujan berkisar antara 1500-2500 mm per tahun. Keadaan yang terlalu panas dan terlalu dingin akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman sirsak. Pertumbuhan dan pembungaannya sangat terhambat oleh cuaca yang dingin. Sedangkan musim kemarau, tanaman sirsak akan menyesuaikan diri terhadap lingkungannya dengan merontokkan daunnya untuk mengurangi penguapan (Herliana dkk., 2011).
Tinggi pohon                                  :9 Meter
Status konservasi                           :Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List, ketapang berstatus Least Concern (LC). Artinya, pohon ketapang termasuk jenis flora yang aman dan tidak terancam kepunahannya Karena jumlah populasi ketapang masih stabil. Hal ini seimbang dengan tingkat persebaran tumbuhan ini yang hampir dapat ditemui diseluruh dunia
Musim bunga di Indonesia:Maret
Musim buah di Indonesia:April – Mei
Deskripsi singkat:Pohon berwarna coklat tua, batang berkayu berwarna coklat tua, silindris, permukaan kasar, percabangan simpodial. Arah tumbuh batang tegak lurus, arah tumbuh cabang ada yang condong ke atas dan ada yang mendatar, ketinggian mencapai 8-10 meter, dan diameter batang 10-30 cm. Tidak berbanir, tajuk membulat; Daun berwarna hijau muda sampai hijau tua memiliki panjang 6-18 cm, lebar 3-7 cm, permukaan daun licin, berbentuk jorong atau ovalis, ujungnya lancip pendek, daun bagian atas mengkilap hijau dan gundul pucat kusam di bagian bawah daun, berbentuk lateral saraf. Daun memiliki bau tajam menyengat dengan tangkai daun pendek sekitar 3-10 mm, tepi daun rata