Nama Lokal Nama Latin
Kingdom
Divisi
Subdivisi
Kelas
Ordo
Famili
Genus
Spesies
Origin (Asal)
: : :
:
:
:
:
:
:
:
:
Melinjo
Gnetum Gnemon L.
Plantae
Spermatophyta
Gymnospermae
Gnetiae
Gnetales
Gnetaceae
Gnetum
Gnetum gnemon
Asia
Sebaran   :   Melinjo adalah suatu spesies tanaman berbiji terbuka yang berbentuk pohon dan diketahui berasal dari Asia Tropik, Melanisia, dan Pasifik Barat.
Perkembang biakkan :   Generatif melalui biji dan vegetatif melalui cangkok, okulasi, stek dan sambungan.
Persyaratan Tumbuh :   Tumbuh di hutan hujan dataran rendah hingga pegunungan, pada ketinggian 0- 1200 m dpl, banyak tumbuh di tepi sungai. Dapat tumbuh pada tanah liat/ lempung, berpasir dan berkapur, tetapi tidak tahan terhadap tanah yang tergenang/ berkadar asam tinggi. Tumbuhan ini dapat beradaptasi dengan rentang suhu yang luas, karena perlu cahaya sinar matahari penuh, kecuali di daerah tidak dapat tumbuh akibat kadar garam tinggi.
Tinggi Pohon : Umumnya sekitar 15 sampai 25 meter.
Status Konservasi :   Status kelangkaan dalam IUCN: LC (Least Concern/ kurang perhatian) ver.3.1
Musim Bunga di Indonesia : Biasanya bunga ini mekar pada saat musim peralihan/pancaroba dari kemarau ke musim penghujan sepanjang tahun
Musim Buah di Indonesia :   Biasanya buah muncul ketika musim penghujan atau musim bunga terlewati sepanjang tahun.
Deskripsi Singkat : Tanaman ini merupakan tanaman yang dapat tumbuh cukup besar dan tinggi, yaitu sekitar 15 sampai 25 meter. Bentuk dari batang tanaman melinjo ini adalah bulat dengan diameter sekitar 10 sampai 20 cm. Sistem percabangan dari tanaman melinjo adalah monopdial, yaitu batang pokok terlihat jelas karena lebih besar dan lebih panjang pertumbuhannya dibandingkan dengan yang cabang. Dengan ciri – ciri batang yang telah dijelaskan tersebut, maka tak heran apabila batang melinjo dapat digunakan untuk membuat papan atau peralatan rumah tangga yang sederhana. Daun dari tanaman ini adalah daun tunggal yang berbentuk oval yang terdiri dari tangkai daun dan helaian daun. Tepi daunnya merata, duduk daun berhadap – hadapan dan tulang daunnya menyirip. Apabila daun melinjo ini disobek, maka akan terlihat serabut halus yang berwarna putih. Bunga pada tanaman melinjo ini adalah bunga tidak sempurna yang berumah dua dan muncul di ketiak daun. Ketidaksempurnaan bunga pada tanaman melinjo tersebut dikarenakan bunga jantan yang terdiri dari benang sari dan bunga betina yang terdiri dari karangan bulir terpisah, sehingga pada proses penyerbukan tidak dapat dilakukan secara langsung, namun membutuhkan bantuan dari berbagai elemen seperti angin, air, hewan dan juga manusia.
Pustaka :

https://agrotek.id/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-melinjoIPB