Kingdom
Divisi
Ordo
Family
Genus
Species
: : : : : : Plantae
Trcheophytes
Gentianales
Rubiaceae
Nauclea
Nauclea orientalis
Nama Lokal : Gempol, pohon corona, longkida, leichardt, cheesewood, yellow cheesewood, canary cheesewood
Origin (Asal) : Afrika Barat
Sebaran : Pohon Gempol tersebar mulai dari Asia Selatan India, Sri Lanka dan
Asia Tenggara Myanmar, Thailand, Kamboja, Vietnam, Indonesia,
Filipina hingga ke Australia.
Perkembangbiakkan : Budidaya tanaman ini biasanya dilakukan dengan membuat bibit
dari biji, namun karena banyak yang membusuk jika musim hujan,
maka yang paling baik penyemaian biji dilakukan saat masuk
musim kemarau.
Persyaratan tumbuh         : Merupakan Tanaman dataran rendah dan tropis basah, di mana
banyak ditemukan pada ketinggian kurang dari 500 meter diatas
permukaan laut, dan tumbuh paling baik di daerah di mana suhu
siang hari rata-rata berada dalam kisaran 30 – 40 ° c, tetapi dapat
bertahan atau mentolerir hingga 15 – 45 ° c. Dan lebih suka curah
hujan tahunan rata-rata di kisaran 1.000 – 3.500mm. Dan dapat
hidup di berbagai model struktur tanah walaupun lebih suka tanah
di pinggir sepanjang aliran sungai. 
Tinggi pohon                                   : Pohon gempol ketinggiannya bervariasi dengan tinggi maksimal 
mencapai 30 m, dengan diameter pohon mencapai 1 m..
Status konservasi                            : Masuk kategori tanaman massal, yang bisa dibudidayakan secara
bebas, dan banyak dipakai untuk penghijauan, dan tidak masuk
kategori tanaman yang dilindungi atau terancam punah.
Musim bunga dan buah di Indonesia : Bunga dikelompokkan ke dalam cluster bunga majemuk berbentuk
bola dengan diameter sekitar 3cm (1,2 in) dan strukturnya persis
seperti penampakan virus corona. Bunga Gempol diperkirakan
mekar dari bulan September hingga Januari di Indonesia, Australia
dan Agustus hingga Oktober di Filipina. Setelah tiga bulan,
kepala bunga berkembang menjadi buah, dimana setiap bunga
menjadi buah kecil berisi satu biji dengan diameter sekitar 4-5cm
(1,6-2,0 inch) seukuran bola golf.  
Deskripsi singkat :

 Gempol atau Nauclea orientalis L adalah tanaman yang sangat
cepat tumbuh dan memiliki potensial bagus untuk dikembangkan
memakai pola agrofoerstry. Pohon gempol ini banyak digunakan
oleh masyarakat Indonesia khususnya Jawa Barat sebagai pohon
penghasil kayu untuk pertukangan seperti jenis pohon lain seperti
jabon atau sengon. Para petani biasa menanam pohon ini dari benih
secara terus menerus yang bisa beradaptasi dengan baik di
lahan basah serta kering seperti persawahan, bantaran sungai
tegalan dan juga pekarangan.

Pohon bisa tumbuh sangat tinggi mencapai 30 meter dengan
diameter sekitar 1 meter. Tidak hanya bagian kayunya saja yang
digunakan untuk kayu pertukangan, namun bagian kulit, daun dan
juga buah buahan yang memiliki rasa pahit ini juga bisa
dimanfaatkan dan dikonsumsi.Pohon ini biasa tumbuh liar ataupun
ditanam dan berfungsi untuk mengendalikan tanah yang tergerus
atau Erosi di pinggiran sungai, selain itu Pohon Gempol merupakan
spesies perintis yang tangguh di tempat atau tanah yang kering
seperti bekas penambangan dan juga merupakan pohon peneduh
yang sangat baik.
Sedangkan guguran daun yang membusuk atau terurai dengan
tanah dapat mengisi zat hara sehingga mengembalikan kesuburan
dan fungsi tanah.  Inti Kayu berwarna kekuningan atau jingga,
lunak dan mudah dikerjakan dan dipotong tetapi tidak tahan lama
saat terkena Air.

Namun dalam penelitian Laboratorium Kayunya terbukti beracun
bagi rayap Cryptotermes domesticus. Dan Kayu biasanya digunakan
untuk pembingkaian dan lantai dalam atau penggunaan lainnya
yang tidak kontak langsung pada cuaca atau Air hujan.

Sumber pustaka : https://portaljember.pikiran-rakyat.com/iptek/pr-16968600/  
heboh-bunga-mirip-virus-corona-ada-di-indonesia-simak-penjelasan-
dan-deskripsinya?page=3
https://www.floradirgantara.site/2020/07/pohon-gempol-si-  pohon-corona.htmlhttps://manfaat.co.id/manfaat-pohon-gempolhttps://florabase.dpaw.wa.gov.au/browse/profile/7337
http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Nauclea+ orientalis