Eboni (Diospyros celebica)

Nama Lokal:Eboni
Nama Latin:Diospyros celebica
Origin (Asal)                                  :Sulawesi, Indonesia
Sebaran:Menurut Soerianegara (1967) secara alami eboni tersebar di Sulawesi dan Maluku, dengan sentra utama di Sulawesi Tengah. Di Sulawesi Tengah eboni terpusat di daerah Poso dan Donggala namun di daerah-daerah lain juga dijumpai. Di Sulawesi Selatan eboni dijumpai hampir di setiap kabupaten dalam kelompok-kelompok kecil, terutama di kawasan hutan konservasi. Kabupaten Mamuju dan Luwu merupakan sentra utama eboni di Sulawesi Selatan.
Perkembangbiakkan:Bibit untuk penanaman eboni dapat berasal dari biji atau cabutan anakan di alam
Persyaratan tumbuh        :Eboni dapat tumbuh pada berbagai tipe tanah, di tanah berkapur, berpasir, sampai tanah liat dan berbatu asal tidak tergenang. Menurut Steup dalam Soerianegara (1967) tanah pada hutan eboni bersifat permeabel, bertekstur lempung dan tergolong tanah kapur. Ketinggian tempat tumbuh eboni dari 50-400 m di atas permukaan laut (dpi); bila di atas 600 m dpi tumbuhnya kurang baik (Santoso, 1997).
Tinggi pohon                                  :Tinggi dapat mencapai 40 meter, dengan batang bebas cabang 23 m, diameter 117 cm dan berakar banir 4 m.
Status konservasi                           :Pada tahun 2000 kayu eboni (D. celebica) telah dimasukan dalam IUCN Red List of Threatened Species dengan kategori Vulnerable (VU A1 cd) yang artinya berada pada batas resiko tinggi untuk punah dan sangat rentan terhadap eksploitasi
Musim bunga di Indonesia:Pada umumnya pohon eboni di Sulawesi berbunga pada bulan Maret sampai Mei
Musim buah di Indonesia:Buah masak pada bulan Oktober sampai Desember
Deskripsi singkat:Eboni dalam kehidupannya tidak dapat hidup sendiri sebagai individu atau suatu kelompok tumbuhan yang terisolasi, namun dalam perkembangannya akan berinteraksi dengan lingkungannya. Eboni mempunyai corak kayu yang sangat indah yang tersusun dalam strip hitam dan merah kecoklatan. Karena corak kayunya yang khas, sangat kuat dan awet, maka digolongkan ke dalam jenis kayu mewah sehingga banyak diminati orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *