Nama Lokal:Dadap Serep
Nama Latin:(Erythrina lithosperma Miq)
Origin (Asal)                                  :Asia Tenggara
Sebaran:Afrika timur, india, Asia Tenggara, hingga ke daratan Australia.  
Perkembangbiakkan:Generatif dan Vegetatif
Persyaratan tumbuh        :Tumbuh didaerah pegunungan dengan ketinggian 1500 m diatas permukaan laut Dadap menyebar secara alami di pantai dan daerah-daerah di belakangnya (hutan pantai), terutama di dekat-dekat muara sungai. Pohon ini tumbuh baik di daerah lembap dan setengah kering, dengan curah hujan 800 – 1500 mm pertahun dan 5-6 bulan basah. Ditanam untuk pelbagai keperluan, dadap sering dijumpai mulai dari wilayah pesisir hingga elevasi sekitar 1500 m dpl. Meskipun mampu hidup pada pelbagai keadaan tanah, dadap menyukai tanah-tanah yang dalam, sedikit berpasir, dan berdrainase baik. Dadap mampu tumbuh pada tanah-tanah bergaram, tanah yang terendam air secara berkala, dan tanah kapur berkarang. Kisaran pH tanah antara 4.5 – 8.0.
Tinggi pohon                                  :15 – 20 m
Status konservasi                           :Saat ini status eksistensinya masuk dalam kategori Least Concern/LC artinya keberadaan tanaman ini masih banyak
Musim bunga di Indonesia:Dadap serep biasanya berbunga pada musim hujan, yaitu antara bulan Oktober sampai Desember.
Musim buah di Indonesia:Desember
Deskripsi singkat:Tanaman Dadap Serep merupakan tanaman yang memiliki banyak sekali khasiat sebagai obat tradisional. Daun Dadap Serep berkhasiat sebagai obat demam, pelancar ASI, perdarahan bagian dalam, sakit perut, mencegah keguguran, serta kulit batang digunakan sebagai pengencer dahak.