Nama Lokal Nama Latin Origin (Asal) : : : Belimbing
A. carambola L.
Malaysia
Sebaran   :   Tanaman ini berasal dari Malaysia dan saat ini telah tumbuh di berbagai Negara – Negara beriklim tropis termasuk di Indonesia sendiri.
Perkembang biakkan :   Generatif melalui biji dan vegetatif melalui cangkok, okulasi, stek dan sambungan.
Persyaratan Tumbuh :   Tumbuh di dataran rendah sampai pada ketingiaan 500 m dpl, dapat tumbuh dengan baik dengan perawatan yang minimal, menyukai tanah yang gembur, subur dan agak lembab serta toleran terhadap naungan 45-50%.
Tinggi Pohon : Umumnya sekitar 10 meter.
Status Konservasi :   Belum dilindungi dengan PP No. 7 Tahun 1999.
Musim Bunga di Indonesia : Biasanya bunga ini mekar pada saat musim peralihan/pancaroba dari kemarau ke musim penghujan sepanjang tahun.
Musim Buah di Indonesia :   Biasanya buah muncul ketika musim penghujan atau musim bunga terlewati sepanjang tahun.
Deskripsi Singkat : Batang tanaman belimbing berupa kayu yang kuat dengan permukaan kulit batang yang halus. Batang tersebut berbentuk silinder dengan diameter sekitar 30 cm dan panjang bisa mencapai 10 meter atau lebih.Batang tersebut tumbuhnya tegak ke atas dengan tajuk pohon yang rendah. Pada banyak dilengkapi banyak sekali percabangan sehingga orang sering menyebut tanaman belimbing sebagai tanaman teduh. Batang belimbing berwarna cokelat tua hingga kelabu tua. Tinggi tanaman antara 5 – 12 cm mempunyai ranting dan percabangan yang banyak yang tumbuhnya menyudut. Daun tanaman belimbing berbentuk lonjong dengan ujung daun yang meruncing dan membulat bagian pangkal daun. Daun belimbing termasuk daun majemuk yang memiliki daun utama dan anak daun. Daun tersebut memiliki panjang 18 cm, pada tiap daun memiliki 1 – 2 anak daun yang saling berhadapan. Anak – anak daun memiliki panjang 1,5 – 9 cm dengan lebar 1 – 4,5 cm. Permukaan daun belimbing mengkilat dan tekstur daun yang tidak terlalu tebal. Namun, pada bagian bawah daun belimbing memiliki tekstur yang agak kasar dan cenderung buram. Bunga pada tanaman belimbing termasuk ke dalam bunga majemuk yang terdiri dari dua kelamin dalam satu bunga yakni kelamin jantan dan kelamin betina. Bunga belimbing berwarna merah keunguan yang sering muncul pada bagian ketiak daun dan terletak di ujung ranting. Penyerbukan bunga belimbing biasanya dibantu oleh perantara hewan seperti lebah, kelelawar, kupu – kupu, angin dan lainnya.
Pustaka : https://agrotek.id/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-belimbing/https://id.wikipedia.org/wiki/BelimbingIPB Press, Kampus IPB Taman Kencana No.3, Bogor 16151