Nama Lokal
Nama Latin
Origin (Asal)

:
:
Asam Jawa
Tamarindus indica
Afrika
Sebaran   :   Asam jawa termasuk tumbuhan tropis. Asal-usulnya
diperkirakan dari savana Afrika timur di mana jenis
liarnya ditemukan, salah satunya di Sudan
Perkembang biakkan :   Generatif melalui biji dan vegetatif melalui cangkok
atau sambungan
Persyaratan Tumbuh :   Pohon Asam Jawa termasuk tumbuhan tropis. Pohon ini
dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian hingga
1500 m dpl. Dapat tumbuh pada tanah berpasir atau
tanah liat, khususnya pada wilayah yang musim
keringnya jelas dan cukup panjang
Tinggi Pohon : Umumnya sekitar 30 meter
Status Konservasi :   Resiko rendah (IUCN)
Musim Bunga di Indonesia : Biasanya bunga ini mekar pada saat musim
peralihan/pancaroba dari kemarau ke musim
penghujan sepanjang tahun
Musim Buah di Indonesia :   Biasanya buah muncul ketika musim penghujan atau
musim bunga terlewati sepanjang tahun
Deskripsi Singkat : Asam Jawa berhabitus pohon dengan perawakan besar,
daunnya selalu hijau karena tidak mengalami masa
gugur daun. Tinggi pohon dapat mencapai hingga 30 m,
dengan diameter pada pangkal pohon dapat mencapai
2 m. Kulit batang berwarna coklat keabu-abuan, kasar
dan memecah serta beralur-alur vertical. Tajuknya
bulat, melebar dan daunnya lebat. Daun majemuk
menyirip genap, panjang 5-13 cm, letak berseling,
dengan daun penumpu seperti pita meruncing, merah
jambu keputihan. Anak daun lonjong menyempit,
terdiri dari 8-16 pasang, masing-masing berukuran
antara 0,5-1 X 1-3,5 cm, bertepi rata, pangkalnya miring
dan membundar, ujung membundar sampai sedikit
berlekuk. Bunga tersusun dalam tandan yang renggang,
di ketiak daun atau ujung ranting, dengan Panjang
hingga 16 cm. Bunga kupu-kupu dengan kelopak 4
buah dan daun mahkota 5 buah, baunya harum.
Mahkota berwarna kuning keputihan dengan urat-urat
berwarna merah coklat. Buah polong menggelembung,
silindris, bengkok atau lurus, berbiji hingga 10 butir,
sering dengan penyempitan di antara dua biji. Kulit
buah (eksokarp) mengeras berwarna kecoklatan atau
abu-abu bersisik, dengan urat-urat yang mengeras dan
liat serupa benang. Daging buah putih kehijauan
ketika muda, merah kecoklatan hingga hitam ketika
sangat masak, asam manis dan melengket. Biji
kecoklatan, mengkilap dan keras dan agak persegi. 
Pustaka : https://id.wikipedia.org/wiki/Asam_jawa
http://kehati.jogjaprov.go.id/detailpost/asam-jawa